Archive for June, 2005

Sajak WS Rendra

Wednesday, June 29th, 2005

Seringkali kau berkata,
ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titpan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,

tetapi,
mengapa aku tak pernah bertanya,
mengapa dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?

Dan kalau bukan milikku,
apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat,
ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?

Ketika semua itu diminta kembali,
kusebut itu sebagai musibah,
kusebut itu sebagai ujian,
kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja,
untuk melukiskan bahwa itu derita.

Ketika aku berdoa,
kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan

Seolah……..
semua "derita" adalah hukuman bagiku.

Seolah…..
keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika.

aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan Kekasih…

Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku"
dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku.

Gusti……,
padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah…..

Ketika langit dan bumi bersatu,
bencana dan keberuntungan tidak ada bedanya.

(WS Rendra)

Sebuah Pertanyaan

Monday, June 27th, 2005

28/06/05

Pagi-pagi mencoba untuk membaca berita di detik.com. Namun, sepertinya tak ada berita yang menarik untuk dibaca. Tapi tunggu dulu. “Hamili Santri, Pengurus Ponpes di Semarang diciduk Polisi”. Wah, berita yang cukup menarik nih. Maklum beberapa waktu ini sering muncul berita yang sejenis. Intinya menyangkut “kejahatan” yang dilakukan oleh orang yang “mengaku” paham benar tentang Islam. Mulai dari pengajar di Daarut Tauhid yang juga dituduh memperkosa anak murid hingga mantan Menteri Agama yang melakukan korupsi. Luar biasa bukan. Segelintir orang yang mengaku paham dan “pintar” Islam ini tak mampu menahan godaan yang paling purba dalam sejarah manusia. Uang,Wanita dan Kekuasaan. 

Ada apa ya dengan orang-orang “pintar” ini? Apa yang salah dengan mereka saat belajar tentang Agama Islam? Bukankah seharusnya agama menjadi satu kontrol yang paling ampuh untuk menahan segala perilaku manusia yang merusak? Pasti ada yang salah dalam memahami dan mempelajari Islam di negeri ini .

Sepengetahuan saya, Muhammad SAW “Sang Guru Cinta” tak pernah mengajarkan hal seperti itu. Dia mengajarkan kita untuk mencintai semua mahluk ciptaan Tuhan, menahan diri dari godaan hawa nafsu, berusaha untuk hidup sederhana, empati terhadap kaum yang lebih menderita . Dia mengajarkan bahwa hidup di dunia ini hanya sementara sehingga isilah hidup dengan perbuatan-perbuatan baik. Sebab nanti kita akan mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita di hadapan Sang Pencipta.

Tapi, saya yakin orang-orang “pintar” tersebut lebih paham tentang moral universal yang diajarkan Islam daripada saya. Bahkan mereka mungkin sudah hapal setiap ayat yang ada di Al Qur’an. Setiap hadist Nabi. Setiap kisah hidup Nabi dan para sahabatnya. Jadi apa yang salah ya? Apakah mereka hanya membaca sumber informasi spiritual tersebut tapi tak bisa memaknai isi didalamnya? Apakah mereka mempelajari agama tapi tak disertai semangat mencari kebenaran ( baca: Tuhan)? Apakah mereka beragama hanya untuk formalitas saja, agar dapat diterima di masyarakat kita? Apakah mereka mempelajari agama hanya untuk menghasilkan uang, kekuasaan atau ketenaran? Wallahualam.

Melihat hal yang baik

Monday, June 27th, 2005

Sebagai orang tua, sering kali kita ingin sekali melihat anak-anak kita mengembangkan kelakuan yang benar, sehingga akhirnya kita secara terus menerus menempeli atau mengomentari mereka.

Saya pernah mendengar seorang anak yang mengenakan T-Shirt dengan tulisan, “ Nama saya adalah Jangan Begini! Jangan Begitu!” Anak-anak mudah sekali menganggap bahwa kita hanya memperhatikan kesalahan mereka, sehingga mereka merasa seperti orang gagal.

Spesialis anak remaja Wayne Rice mengatakan pentingnya memperhatikan anak-anak saat melakukan sesuatu yang patut dipuji. Katanya, “Berikan anak- anak kesempatan untuk sukses dan berikan dorongan semangat sebisa anda. Pergoki mereka melakukan hal yang baik. Perhatikan saat mereka mampu menyelesaikan tugas yang diberikan. Beri pujian saat mereka mengatakan hal yang benar atau saat mereka mengatasi sesuatu. Jangan menggombali mereka, tetapi beri kesempatan untuk menerima pujian.”

Putri tertua saya mengatakan bahwa dia selalu mencari hal-hal yang bisa dipuji dari ketiga anaknya. Bisa jadi saat menahan pintu lift untuk orang lain. Tapi sebuah pujian atau perkataan “Terima Kasih” bisa menjadi sangat berarti untuk anak-anak kita.

Iri Tiada Henti

Wednesday, June 22nd, 2005


Ada seorang pemecah batu yang melihat seorang kaya. Iri dengan
kekayaan orang itu, tiba-tiba ia berubah menjadi orang kaya. Ketika ia
sedang bepergian dengan keretanya, ia harus memberi jalan kepada
seorang pejabat. Iri dengan status pejabat itu, tiba-tiba ia berubah
menjadi seorang pejabat.

Ketika ia meneruskan perjalanannya, ia merasakan panas terik matahari.
Iri dengan kehebatan matahari, tiba-tiba ia berubah menjadi matahari.
Ketika ia sedang bersinar terang, sebuah awan hitam menyelimutinya.
Iri dengan selubung awan, tiba-tiba ia berubah menjadi awan. Ketika ia
sedang berarak di langit, angin menyapunya. Iri dengan kekuatan angin,
tiba-tiba ia berubah menjadi angin.

Ketika ia sedang berhembus, ia tak kuasa menembus gunung. Iri dengan
kegagahan gunung, tiba-tiba ia berubah menjadi gunung. Ketika ia
sedang bertengger, ia melihat ada orang yang memecahnya. Iri dengan
orang itu, tiba-tiba ia terbangun sebagai pemecah batu. Ternyata itu
semua hanya mimpi si pemecah batu.

Karena kita semua saling terkait dan saling tergantung, tidak ada yang
betul-betul lebih tinggi atau lebih rendah. Kehidupan ini baik-baik
saja kok… sampai Anda mulai membanding-bandingkan.

Kata Sang Guru: "Rasa berkecukupan adalah kekayaaan terbesar.
"Pengejaran keuntungan, ketenaran, pujian, dan kesenangan bersifat
tiada akhir karena roda kehidupan terus berputar, silih berganti
dengan kerugian, ketidaktenaran, celaan, dan penderitaan. Inilah
delapan kondisi duniawi yang senantiasa mengombang-ambingkan kita
sepanjang hidup.

Kebahagiaan terletak pada kemampuan untuk mengembangkan pikiran dengan
seimbang, tidak melekat terhadap delapan kondisi duniawi. Boleh-boleh
saja kita menjadi kaya dan terkenal, namun orang bijaksana akan hidup
tanpa kemelekatan terhadap delapan kondisi duniawi. Kebahagiaan sejati
tidaklah terkondisi oleh apa pun.

Continuous Learning

Wednesday, June 22nd, 2005


Beberapa Fakta Menarik

1. Antara tahun 1989 - 1993, sekitar 800.000 jenis pekerjaan lenyap di
Amerika.
2. Antara Maret 1987 - Maret 1997, sekitar 757.000 jenis pekerjaan
dalam bidang manufaktur telah lenyap di Inggris.
3. Setiap robot industri akan menggantikan 3 - 4 jenis pekerjaan. The
Financial Times, London, memperkirakan peningkatan penggunaan robot
industri di seluruh dunia dari 600.000 sampai 2.4 juta. Bila benar,
itu berarti akan ada penghapusan lagi 7 juta jenis pekerjaan.
4. General Electric mengurangi jumlah karyawannya dari 400.000 pada
tahun 1981 menjadi 230.000 pada tahun 1993, dan selama itu
penjualannya telah meningkat 3x lipat.
5. Karena teknologi pengenal suara, AT&T mengganti 6.000 operator
jarak jauh dengan komputer. Selama 10 tahun, 40% pekerja telah
dilepas, dan sambungan telepon meningkat 50%.
6. Bisnis telekomunikasi secara keseluruhan telah menghapus 180.000
jenis pekerjaan dalam waktu 8 tahun.

Apa yang Terjadi?

Mungkin kita tidak menyadarinya, tetapi dunia terus berubah dengan
sangat cepat. Berbagai temuan temuan ilmiah dan teknologi dilaporkan
hampir terjadi setiap hari. Dan menurut para ahli, pengetahuan
meningkat dua kali lipat setiap 2 atau 3 tahun dalam hampir setiap
lapangan pekerjaan.

Itu berarti, untuk dapat bertahan, pengetahuan yang kita miliki harus
meningkat 2 kali lipat setiap 2 tahun. Disebutkan pula bahwa ilmu
pengetahuan nano teknologi akan mengubah secara revolusioner industri
manufaktur dalam waktu 20 tahun mendatang.

Apa Kata Mereka?

Tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina.
- Anonymous

Buku adalah jendela dunia.
- Anonymous

Kemaharajaan masa depan adalah kemaharajaan pikiran.
- Sir Winston Churchill, a former of Prime Minister UK

Dalam dunia yang berubah, pendidikan adalah modal utama bagi seseorang
agar bisa beradaptasi. Ketika perekonomian berubah, setiap orang dan
kelompok masyarakat yang terdidik dengan baik cenderung melakukan
hal-hal yang terbaik. Biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk
menguasai ketrampilan baru meningkat. Maka nasihat saya adalah
alangkah baiknya jika setiap orang mendapatkan pendidikan formal yang
baik dan kemudian tetap terus belajar. Dapatkanlah ketrampilan dan
kecakapan baru sepanjang hayat Anda.
- Bill Gates, a founder of Microsoft on Book of The Road Ahead.

Dahulu perbedaan utama antar setiap orang dalam masyarakat adalah
antara yang kaya dan yang miskin. Sekarang, perbedaan utama adalah
antara yang kaya pengetahuan dan yang miskin pengetahuan.
- Brian Tracy, a professional trainer and writter of Maximum
Achievement.

Dalam tata ekonomi baru, sumber-sumber daya strategis tidak lagi
muncul dari dalam tanah. Sumber itu adalah ide-ide dan informasi yang
lahir dari pikiran kita.
- John Sculley, a former of the director of Apple Computer.

Cara yang paling sederhana menumpahkan isi hati dan pikiran adalah
dengan menulis. Bila tidak, seperti sebuah saluran, ia akan tersumbat
dan suatu saat meledak.
- Sonny Wibisono, a coloumnist.

Masa depan adalah milik mereka yang mampu untuk tetap terus berlatih
dan belajar.
- Daniel Burns, writter of TechnoTrends, 24 Technologies That Will
Revolutionie
Our Lives.

Investasi sumber daya manusia dan ilmu adalah penting untuk menghadapi
persaingan. Untung sedikit saat ini tak masalah, asalkan mempersiapkan
orang berilmu untuk kelanjutan perusahaan di masa mendatang. Bisnis
yang baik adalah memperoleh untung cukup dan investasi untuk orang dan
ilmu. Persaingan di masa datang adalah ilmu lawan ilmu, bukan duit
lawan duit. Dalam memenangkan persaingan, kuncinya adalah: "How to
make our people learn better and faster than our competitor."
- T.P. Rachmat, The President of PT. Astra International.

Nasehat Untuk Suksesnya Perkawinan

Wednesday, June 22nd, 2005


Nasehat Untuk Suksesnya Perkawinan
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi
Ditranslasi dari Liberating The Soul Volume 1

Perkawinan adalah suatu perintah dari Allah swt.  Dan
ini adalah jalannya para Nabi as, dari sejak manusia
pertama Nabi Adam as dan wanita pertama Siti Hawa.
Mereka menikah di surga, oleh karena itu Allah
memberikan mereka wewangian surga agar mereka bahagia.
Namun wewangian itu haruslah mereka pelihara selama
hidup, hal ini sangat penting untuk kalian ketahui !..

Saat inipun kita meminta Allah swt untuk memelihara
wewangian tersebut sepanjang hidup kita didunia ini.
Agar bisa langgeng bersama dalam kehidupan
selanjutnya, yaitu kehidupan akhirat. Inilah arti
sebenarnya dari suatu perayaan pernikahan bagi
pasangan baru.  Kita juga bersyukur pada Allah swt
yang telah menciptakan lelaki dan perempuan dan
memberikan bagian dari Cinta Ilahiahnya. Tanpa Cinta
Ilahi tak seorangpun yang dapat bersatu. Dia juga
memerintahkan hambaNya suatu kehidupan terhormat
dengan berpasangan, bukan satu wanita untuk banyak
pria, atau satu pria untuk banyak wanita. Inilah suatu
kehormatan bagi para wanita.

Seorang perempuan dikhususkan untuk satu laki-laki dan
sebaliknya, dimana hal ini merupakan suatu kehormatan
didalam kehidupan ini. Siapapun yang melanggar
peraturan ini, maka Allah swt tidak menganggap mereka
sebagai manusia terhormat. Untuk itulah kita
menyelenggarakan pesta kehormantan ini dan memohon
kepada  Allah swt suatu kesukesesan dalam kehidupan
kebersamaan.

Penting bagi kalian bahwa seorang istri hanya melihat
suaminya saja. Jika anda ditanya siapa yang paling
ganteng didunia ini, maka jawabannya adalah suami
kalian, begitupun sebaliknya. Jika seorang istri atau
suami melihat selain pasangannya, maka yang datang
adalah kesulitan. Hal ini akan terjadi  dibelahan
dunia manapun, di timur maupun di barat. Ini adalah
nasehat yang paling penting bagi pasangan suami istri.

Saya mendengar banyak pasangan yang mendaftarkan
perkawinannya di  KUA , tetapi setelah tiga minggu
atau tiga bulan atau tiga tahun mereka masing-masing
berjalan kearah yang berbeda. Hal ini  karena mereka
melihat perempuan atau laki-laki lain, maka perkawinan
seperti ini tidak akan berhasil.

Saat ini kalian sedang membentuk suatu struktur
bangunan baru yaitu “perkawinan”, dan kita memohon
kepada Allah agar kalian saling mencintai dan tampak
baik  dihadapan pasangannya satu sama lain.

Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati habib al-Fatihah

Pentingnya Menghargai Istrimu

Wednesday, June 22nd, 2005


Pentingnya Menghargai Istrimu
Mawlana Syaikh Nazim Adil al Haqqani an Naqshbandi
Ditranslasi dari Liberating The Soul Volume 1

Bawakan istrimu perhiasan agar ia senang. Bila istrimu
marah, bawakan sesuatu yang ia sukai. Kalian harus
tahu, bahwa kalian tidak boleh melukai istrimu!.
Buatlah mereka selalu senang denganmu, jika tidak,
bila kalian pulang kerumah, maka mereka akan pergi.
Kalian mengerti !. Jagalah agar mereka selalu senang
pada kalian, maka mereka akan mebalasnya dengan
kebahagiaan juga.

Wanita sebenarnya diuntungkan, baik di kehidupan di
dunia maupun di kehidupan selanjutnya. Mengapa??.
Karena mereka tidak akan diberi pertanyaan. Di Hari
Perhitungan, semua wanita yang bersuami akan datang
bersama suaminya. Bila suaminya masuk surga maka
mereka akan ikut dan tidak ada pertanyaan untuknya.
Tetapi si suami akan diberikan berbagai macam
pertanyaan . Apakah kalian mengerti!!.

Dengan menunjukkan passport di pintu surga, istrimu
juga akan ikut bersamamu. Allah swt akan bertanya, “
Apakah ini istrimu”, maka kalian akan berkata “Ya, ini
istriku”. “Apakah engkau puas dengannya?”. Jika kalian
menjawab,” Ya, aku puas dengannya “ , maka Allah swt
akan berkata,” Bawa dia dan masuklah ke surga”. Tetapi
jika kalian berkata, bahwa aku tidak puas dengannya
karena ia terlalu banyak bicara dan sebagainya, maka
Allah akan berkata,” Berhenti! . “Mengapa engkau tidak
puas dengan istrimu?”. Karena istrimu  adalah  menjadi
penghalangmu dengan neraka. Jika istrimu tidak
bersamamu maka kalianpun sudah masuk neraka. Oleh
sebab itu para istri lebih berharga dari dirimu.

Jika para istri kalian tidak berlaku sebagai
penghalang, maka kalian semua sudah masuk neraka. Tak
ada yang akan mengeluarkan kalian dari neraka kecuali
istri kalian, karena mereka adalah perlindungan
kalian. Jika kalian pergi kerja , ambilah tangannya
dan ciumlah, lakukan hal yang sama di malam harinya.
Kalian harus memperlakukan istri kalian dengan sangat
lembut. Ini adalah kebenaran!!. Untuk itu pula kalian
harus menjaga hak-haknya. Apalagi karena kalian sering
kali bertindak kasar terhadap mereka, atau membatasi
hak mereka, padahal setiap orang harus memperoleh
hak-haknya.

Allah swt akan bertanya,” Mengapa kalian tidak puas
dengan istri kalian?. Istrimu adalah penghalang antara
dirimu dengan neraka. Bukankah dia yang memelihara
rumahmu, memasak untukmu, mencuci dan merawat anakmu,”
Allah berkata. Sebenarnya menurut syariah tidak ada
kewajiban bagi perempuan untuk melakukan apapun,
suamilah yang harus melakukannya, mencuci pakaian,
merawat anak dan membersihkan rumah.

Dalam syariah Allah swt bahkan tidak memerintahkan
seorang ibu untuk menyusui bayinya. Tugas ini
merupakan kewajiban suami untuk membayarnya, dan tugas
suami yang harus menjaganya. 

Apakah kalian para suami telah memberikan penghargaan
terhadap istrimu?. Untuk  setiap anak yang telah ia
lahirkan, maka kalian harus memberikan penghargaan
kepadanya, misalkan seuntai kalung emas.

Ketika istrimu menyusui bayimu, maka kalian harus
membayarnya dan bukan malah berkata , sudah kewajiban
kamu harus melakukannya. Jangan memerintahkan mereka
untuk bekerja diluar rumah!. Tuhan memberikan peran
bagi istri hanya sebagai penghalang antara kalian para
suami dengan yang haram, itulah tugasnya istri.

Selain itu semua pekerjaan  menjadi tanggung jawab
suami. Tetapi saat ini para istri kalian melakukan
semua pekerjaan rumah tangga, menyusui anak kalian dan
mereka melakukan semua pekerjaan itu secara suka rela
karena rasa penghargaannya terhadap kalian para suami.
Apakah kalian pernah membersihkan rumah dan menjaga
anak-anak kalian?!.

Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati habib al-Fatihah

Aku Menang Karena Kalah

Wednesday, June 22nd, 2005


Tidak semua yang kita inginkan itu baik bagi kita..,Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita.

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang
ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat.
Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot.. Namun, sesuatu pun
terjadilah.

Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan
51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru.

Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat
lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos.

Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan ! Aku lolos
penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku. Selama
beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA
mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan
berdoa lagi.! Aku tahu aku semakin dekat pada impianku.
Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program
latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.
Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari
100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Ada simulator, uji
klaustrofobi, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara. Siapakah di antara
kami yang bisa melewati ujian akhir ini ?

Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa..

Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih Christina
McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi.
Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku
mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan ?!
Kenapa bukan aku ?! Bagian diriku yang mana yang kurang ?! Mengapa aku
diperlakukan kejam ?!

Aku berpaling pada ayahku. Katanya, "Semua terjadi karena suatu alasan.."
Selasa, 28 Jan! uari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat
peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara
landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku
bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat
itu. Kenapa bukan aku ?!
Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan
menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua
penumpang.
Aku teringat kata-kata ayahku, "Semua terjadi karena suatu alasan.."
Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat
menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di
bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang
pemenang.

Aku menang karena aku telah kalah. Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk
bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.

Hidup Ini Sederhana

Wednesday, June 22nd, 2005

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke
dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia
mendapatkan pekerjaan tersebut.
* Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih
mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.
* Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.

Seorang anak berkata kepada ibunya: "Ibu hari ini sangat cantik."
Ibu menjawab: "Mengapa?"
Anak menjawab: "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah."
* Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur."
Petani menjawab: "Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang
membina anakku."
* Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: "Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?"
Ada yang menjawab: "Cari mulai dari bagian tengah."
Ada pula yang menjawab:  "Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”
Dan ada yang menjawab: "Cari di rumput yang paling tinggi."
Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: "Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana."
* Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan:
"Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku."
Katak di pinggir jalan menjawab: "Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah."
Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
* Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira.
Ada yang bertanya: "Mengapa engkau begitu santai?"
Dia menjawab sambil tertawa: "Karena barang bawaan saya sedikit."
* Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja