MATA
Kutatap mata gadis
itu. Kadang kala matanya bersinar saat melihatku. Tampak begitu berbinar.
Kadang kala menyorot dengan tajam. Penuh selidik. Aku ingin sekali menyelam ke
dalam dasar pikiran gadis ini. Lewat matanya. Tapi hingga tiga jam kami bicara,
aku tetap belum tahu apa-apa tentangnya.
Padahal beragam
topik sudah kami bicarakan. Mulai dari latar belakang kehidupan keluarga hingga
proses pembuatan kopi. Mulai dari menceritakan pekerjaan yang sudah mulai terasa
membosankan hingga tentang spritualitas.
Aku memang sangat suka memperhatikan mata dari lawan bicara ku. Apalagi
lawan bicaraku kali ini adalah perempuan yang memiliki mata yang sangat indah.
Mungkin hingga berjam-jam aku sanggup menatapnya.
Mata bagi aku adalah jendela hati. Dari mata, kadang, aku dapat melihat
kondisi batin atau pikiran seseorang. Apakah dia sedang tenang atau gelisah. Apakah dia sedang marah atau bahagia. Dari
mata kita juga dapat mengungkap seluruh perasaan cinta kita terhadap seseorang.
Dari
mata juga kita dapat mengungkap rasa benci terhadap seseorang. Semua dapat
dilakukan tanpa harus berbicara satu patah pun.
Mungkin aku tak sehebat kakek ku, yang katanya dapat menebak karakter dasar
seseorang dari matanya. Sehingga,
menurut cerita ibuku, banyak laki-laki yang hendak mendekati anak perempuan ayahnya
ditolak kehadirannya. Sebaba, kakekku melihat mata laki-laki yang datang itu
memancarkan karakter kurang baik. Itu menurut cerita ibuku.
Kembali ke gadis yang menjadi teman bicaraku. Gadis ini rupanya cukup
pandai menyembunyikan kondisi pikiran atau hatinya. Dia terlihat begitu tenang saat mendengarkan
aku bicara. Kadang-kadang tertawa saat mendengar leluconku. Kadang-kadang
matanya mengamati lingkungan sekitar. Dan tersenyum saat muncul pengunjung, yang menurutnya,
berpenampilan agak aneh. Tapi tetap saja mata gadis itu tak bercerita apa-apa
terhadapku.
Hingga akhirnya malam mulai larut. Dan
kita harus pulang ke rumah masing-masing. Padahal aku belum tahu apa-apa
tentang dirinya. Namun dia berjanji untuk mengobrol lagi denganku dilain waktu.
Dengan topik yang lebih seru tentunya. Topik yang menjauhkan kita dari
rutinitas kehidupan yang mulai terasa seperti mesin. Mesin kehidupan..May God
bless our soul